Sunday, July 13, 2014

Supply Positioning Model (SPM)

Supply Positioning Model (SPM) suatu model yang dikembangkan oleh Michael Klarjic merupakan penempatan posisi pengadaan barang/jasa pada 4 (empat) kuadran berdasarkan Resiko/Impact dan Nilai Pengeluaran (expenditure) dari Barang/Jasa. Model ini berguna untuk mengembangkan strategi pengadaan  dan analisa prioritas waktu dan usaha dari pengadaan barang/jasa yang akan dilakukan. Empat Kuadran yang dihasilkan dari SPM adalah :
Routine : Pengadaan barang/jasa dengan karakteristik low risk dan low expenditure
Leverage : Pengadaan barang/jasa dengan karakteristik low risk dan high expenditure
Bottlebeck : Pengadaan barang/jasa dengan karakteristik high risk dan low expenditure
Critical: Pengadaan barang/jasa dengan karakteristik high risk dan high expenditure
Strategi yang digunakan untuk masing-masing kuadran secara umum adalah:
Routine : Low Cost of Acquisition
Leverage : Low Price
Bottleneck : Continuous Supply
Critical: TCOO (Total Cost of Ownership)