Tuesday, May 10, 2016

Internet Lalod, Lelang Paket Proyek Terancam Molor

Beberapa hari terakhir ini, Bagian Layanan Pengadaan Bolaang Mongondow sering menemui kendala dalam proses lelang secara elektronik. Hal itu akan berdampak buruk pada sistem lelang sejumlah paket proyek yang kini sedang ditangani Bagian Layanan Pengadaan. Seperti diakui Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bolsel, Teddy Manika ST.

Menurut dia, sedikitnya 14 paket proyek sudah diserahkan ke Bagian Layanan Pengadaan. Hanya saja, proses lelangnya sempat mengalami kendala. Sehingga, kemungkinan besar proses teken kontraknya akan mundur dari waktu yang sudah ditetapkan. “Harusnya sejak dua pekan lalu, proyek itu sudah ditender. Tetapi Bagian Layanan Pengadaan menemui kendala jaringan Internet, sehingga website Layanan Pengadaan sulit untuk diakses,” aku Teddy, baru-baru ini.

Diceritakannya, jika sejak dimasukkan ke Bagian Layanan Pengadaan, lantas tidak ada kendala tersebut, mungkin kini 14 paket proyek tersebut sudah mulai teken kontrak. “Kalau soal teknisnya ada di Bagian Layanan Pengadaan. Namun, itu bukan kesalahan mereka, tetapi karena sulitnya jaringan internet untuk diakses,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Pokja Pengadaan Konstruksi, Anas Kangiden ST mengatakan, jika pihaknya sudah berkali-kali mencoba untuk mengakses website, tetapi memang masih terkendala. Namun, sejak Kamis pekan lalu, 14 paket proyek yang diajukan Dinas PU sudah berhasil dilelang. Bahkan, Selasa (10/5) hari ini, 14 paket tersebut akan diumumkan pemenangnya. “Iya memang terkendala jaringan internet. Tetapi Alhamdulillah itu sudah terlewatkan. Memang kita tak bisa berbuat apa-apa kalau ada kendala jaringan, karena itu domainnya Bagian Pembangunan,” tukasnya.

Sumber:
https://radarbolmongonline.com/2016/05/internet-lalod-lelang-paket-proyek-terancam-molor/

No comments:

Post a Comment