Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) menjadi salah satu bagian terpenting dalam pembangunan. Oleh karena itu, menghadapi pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) Inkindo memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) anggotanya dan organisasi.
Wakil Ketua Umum Pengembangan Organisasi dan Kaderisasi Dewan Pengurus Nasional (DPN) Inkindo, Leonardo J Hehanussa, di sela-sela Pertemuan dan Koordinasi Wilayah III dan Wilayah IV Inkindo di Grand Clarion Hotel Makassar, Sabtu (18/6), mengatakan, kompetisi dan persaingan pengusaha termasuk di bidang jasa konsultan akan semakin ketat dengan adanya MEA, sehingga mau tidak mau pembenahan dan persiapan harus dilakukan Inkindo sebagai asosiasi yang menaungi para konsultan.
“Menghadapi MEA Inkindo merupakan garda terdepan. Itu karena semua pembangunan dimulai dari konsultan dan diakhiri oleh konsultan. Maksudnya, konsultanlah yang merencanakan suatu pembangunan, mengawasi hingga menentukan sudah layak atau belum suatu bangunan sebelum dipergunakan,” terangnya.
Leonardo mengatakan, guna melakukan persiapan itu, maka Inkindo konsen dalam peningkatan kualitas SDM anggota, seperti kerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melakukan pembinaan-pembinaan konsultan. “Kita (Inkindo) juga berupaya mendapatkan sertikat ASEAN bagi anggota yang ada,” jelasnya.
Leonardo menjelaskan, selain meningkatkan SDM anggota, pihaknya juga memperkuat asosiasi, yaitu menyesuaikan aturan organisasi dengan perubahan-perubahan kebijakan pemerintah di bidang jasa konsultan.
“Kita antasipasi perubahan-perubahan aturan di dunia jasa konsultan dengan menyesuaikan dengan aturan organisasi. Seperti kebijakan desain dan konstruski dulu dipisah yaitu bidang pekerjaan desain and build sekarang sudah disatukan, sehingga pangsa pasar akan semakin berkurang. Termasuk juga pola kerja sama sesama konsultan. Kerja sama itu untuk hasilkan kualitas pekerjaan. Selama ini sudah jalan bisnis to bisnis, ini yang kita lihat perlu peran organisasi, sehingga perlu dibuatkan regulasi melalui petunjuk organisasi,” jelasnya.
“Kebijakan-kebijakan organisasi dan perkembangan-perkembangan aturan di bidang jasa konsultan seperti itulah yang kita informasikan kepada anggota yang ada di daera-daerah, sehingga Pertemuan dan Koordinasi Wilayah III dan Wilayah IV Inkindo ini kita laksanakan,” tambahnya.
Sementara, Wakil Ketua Umum DPN Inkindo Urusan Peningkatan Kapasitas Lembaga Provinsi Wilayah III, Faizal Suyuthi, yang membuka acara ini, mengatakan, kegiatan ini digelar untuk mensosialisasikan program-program kerja DPN Inkindo kepada DPP Inkindo. Termasuk juga sebaliknya apa-apa usulan dari DPP disampaikan ke pusat yang nantinya dimasukkan dalam program kerja.
“Inilah gunanya pertemuan wilayah, agar jarak antara DPP dengan DPN tidak jauh. Di sini tukar menukar pendapat agar ada titik temu yang akan dijadikan program kerja. Kegiatan ini dihadiri 14 DPP, meliputi wilayah Sulawesi, Nusa Tenggara, Papua, Maluku, dan Kalimantan,” jelas mantan Ketua DPP Inkindo Sulsel ini.
- See more at: http://rakyatsulsel.com/inkindo-bersiap-hadapi-mea.html#sthash.MIDlL318.dpuf
No comments:
Post a Comment