Pengadaan Barang Jasa, Uang Muka, Jaminan dalam Pengadaan Barang Jasa, Buku Pengadaan, Buku Tender,Pengadaan barang, Perpres 54 tahun dan revisi/perubahan perpres 54, Pengguna Anggaran (PA), Para Pihak dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pokja ULP, PPHP, Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan, Pengadaan Pelaksana Konstruksi, Pengadaan Konsultansi, Pengadaan Jasa Lainnya, Swakelola, Kebijakan Umum Pengadaan, Pengadaan Langsung, Pelelangan atau Seleksi Umum, Pengadaan atau Penunjukan Langsung, Pengadaan Kredibel, Pengadaan Konstruksi, Pengadaan Konsultan, Pengadaan Barang, Pengadaan Jasa Lainnya, Jaminan Penawaran, Jaminan Pelaksanaan, SKT Migas, Tenaga Ahli, HPS, Kontrak, Evaluasi, Satu/Dua Sampul dan Dua Tahap, TKDN, Sisa Kemampuan Paket, Kemampuan Dasar, Dukungan Bank, afiliasi, Konsolidasi Perpres 54 tahun 2010, e-katalog, Penipuan Bimtek e-Procurement Kasus Pengadaan Construction, Consultation, Goods, Services, Green Procurement, Sustainable Procurement, Best Practice Procurement, Supply Chain Management http://pengadaan-barang-jasa.blogspot.co.id/search/label/kasus%20pengadaan

Tuesday, October 11, 2016

Omset Ayooklik.com Melesat Setelah Bergabung LKPP

Ada banyak manfaat dengan bergabung dalam e-catalogue Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Yang paling jelas adalah melambungnya omset perusahaan, seperti yang terjadi untuk vendor di kategori online shop yang melayani produk elektronik dan IT.

Ayooklik.com terdaftar efektif pada Februari 2016 lalu sebagai vendor resmi LKPP. Seiring pengalaman mengikuti tender di Kementerian/Lembaga, owner sekaligus CEO Ayooklik.com, Basuki Surodjo melihat keikutsertaan mereka di e-catalogue LKPP akan berdampak bagus pada kinerja perusahaan.
“Kami memang lebih terlambat dibandingkan Bhinneka.com. Kami melihat ke depan, semua pasti berhubungan dengan online. Saya mendaftar LKPP dan prosesnya memakan waktu 6-12 bulan,” kata dia.
Yang paling lama adalah verifikasi dari LKPP untuk calon partner dari setiap produk yang dijual. Ini untuk menghindari perusahaan bodong atau mereka yang menjual barang palsu. Untuk memudahkan proses tersebut, mereka menjadi partner banyak perusahaan.
“Syaratnya, kami punya kantor yang jelas, tim yang capable untuk melayani di seluruh Indonesia. Selain itu, LKPP juga memberi syarat produk yang jelas. Kami menjual barang branded sehingga harus ada surat dukungan dari principle,” ujar dia.
Deretan produk elektronik dan IT di Ayooklik.com adalah laptop HP, Lenovo, Asus, dan hampir semua merek impor dan branded. Saat ini, fokus Ayooklik.com adalah produk elektronik dan IT seperti deretan merek lapotop ini: HP, Lenovo, Brother.
“Sejak customer menggunakan e-catalogue, melakukan transaksi, hingga prosesnya rampung sudah memiliki SOP (standar operasional prosedur). Misalnya, konfirmasi dalam 3 hari. Prosesnya lebih hemat waktu 2-3 pekan dari sebelum menggunakan e-catalogue,” kata dia.
Untuk bisa melayani kementerian/lembaga di seluruh Indonesia, Ayooklik.com membangun cabang di daerah-daerah, seperti Bali, Surabaya, dan Yogyakarta. Pada tahun ini, perseroan berencana membuka cabang di Palembang dan Riau. Harapannya, pelayanan akan jauh lebih cepat.
“Saya menggandeng partner lokal saat membuka cabang di daerah-daerah,” kata dia.
Basuki menambahkan, nilai transaksi mencapai Rp 2 miliar setiap harinya. Ini tentunya menambah gendut rekening perusahaan. Pada tahun ini, mereka menargetkan pendapatan melonjak 100% dibanding tahun lalu.
“Kenaikan setelah bergabung dengan LKPP mencapai 40%. Enaknya di e-catalogue, customer tidak melihat harga. Misalnya, X sudah cocok dengan pelayanan kami, biasanya dia akan memilih kami. Jadi, tergantung servis juga,” ujar dia.
sumber : swa.co.id