Pengadaan Barang Jasa, Uang Muka, Jaminan dalam Pengadaan Barang Jasa, Buku Pengadaan, Buku Tender,Pengadaan barang, Perpres 54 tahun dan revisi/perubahan perpres 54, Pengguna Anggaran (PA), Para Pihak dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pokja ULP, PPHP, Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan, Pengadaan Pelaksana Konstruksi, Pengadaan Konsultansi, Pengadaan Jasa Lainnya, Swakelola, Kebijakan Umum Pengadaan, Pengadaan Langsung, Pelelangan atau Seleksi Umum, Pengadaan atau Penunjukan Langsung, Pengadaan Kredibel, Pengadaan Konstruksi, Pengadaan Konsultan, Pengadaan Barang, Pengadaan Jasa Lainnya, Jaminan Penawaran, Jaminan Pelaksanaan, SKT Migas, Tenaga Ahli, HPS, Kontrak, Evaluasi, Satu/Dua Sampul dan Dua Tahap, TKDN, Sisa Kemampuan Paket, Kemampuan Dasar, Dukungan Bank, afiliasi, Konsolidasi Perpres 54 tahun 2010, e-katalog, Penipuan Bimtek e-Procurement Kasus Pengadaan Construction, Consultation, Goods, Services, Green Procurement, Sustainable Procurement, Best Practice Procurement, Supply Chain Management http://pengadaan-barang-jasa.blogspot.co.id/search/label/kasus%20pengadaan

Thursday, August 25, 2016

Pemkot Tangerang Kembangkan E-Katalog Daerah

Ini maksudnya mungkin Katalog Lokal ya...
Pemerintah Kota Tangerang, Banten, mengembangkan katalog daerah elektronik atau E-Katalog Daerah untuk transparansi dan efesiensi dalam pengadaan barang dan jasa.

"Melalui pengembangan E-Katalog Daerah diharapkan dapat memenuhi kebutuhan barang/jasa yang semakin meningkat," kata Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin di Tangerang, Rabu.

Ia mengatakan Kota Tangerang saat ini memiliki program Tangerang Liveable, Investable, Visitable, dan E-City (LIVE) yang memerlukan barang dan atau jasa dalam rangka implementasi kegiatan-kegiatannya.



Selama ini, LPSE telah membuka kemudahan bagi para pengguna Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) untuk memilih alternatif pengadaan seperti E-Tendering, E-Purchasing, E-Lelang Cepat, dan E-Pengadaan Langsung sesuai dengan kebutuhannya.

Namun, masih perlu disempurnakan lagi pengadaan barang/jasa baik E-Tendering maupun E-Purchasing. Seperti sistem katalog yang belum mencakup kebutuhan barang yang ada, adanya respons yang berbeda dari setiap penyedia katalog yang menghambat pengadaan.

"Kebutuhan barang untuk memenuhi pekerjaan jasa konstruksi sangat meningkat dan membutuhkan waktu yang cepat serta adanya perbedaan harga barang/jasa yang dihasilkan dari proses E-Tendering kadang menjadi masalah dalam pemeriksaan," kata Sachrudin.

Dijelaskannya, segala aktivitas dalam pemerintah, baik pemerintah pusat, kabupaten, kota, provinsi tak lepas dari urusan pengadaan barang dan jasa.

"Oleh karena itu, segala aktivitas dalam pengadaan barang dan jasa harus terus didukung dengan sarana dan prasarana serta sumber daya manusia yang profesional dan kompeten," ujarnya.

Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) merupakan unit kerja yang dibentuk di seluruh Kementerian/Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah/institusi lainnya serta memfasilitasi ULP/Pejabat Pengadaan dalam melaksanakan pengadaan barang/jasa secara elektronik.

Kepala Bidang LPSE Kota Tangerang Euis Nurlaila menuturkan, Pemerintah Kota Tangerang telah menerapkan LPSE sejak tahun 2010 dan berhasil memberikan efesiensi anggaran dari pengadaan barang dan jasa.

Selain itu, LPSE pun mewujudkan transparansi pengadaan barang dan jasa sehingga mendapatkan penyedia atau rekanan yang memenuhi kualifikasi dan mampu melaksanakan pekerjaan sesuai spesifikasi.

Hasil penerapan LPSE tersebut, Pemerintah Kota Tangerang mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat untuk kategori Kepemimpinan dalam Transformasi Pengadaan Secara Elektronik dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Penghargaan lainnya adalah LPSE dengan paket terbanyak semeter I kategori Kota TA 2011, LPSE dengan paket dan pagu terbesar pada semeter II kategori Kota TA 2011, LPSE dengan User Support Terbaik Kategori Kota 2012, LPSE dengan Kinerja Sistem Terbaik Kategori Kota 2013, dan ISO 9001:2008 tentang manajemen mutu layanan pengadaan secara elektronik.

Sumber:
http://www.netralnews.com/news/megapolitan/read/19870/pemkot.tangerang.kembangkan.e.katalog.daerah