Pengadaan Barang Jasa, Uang Muka, Jaminan dalam Pengadaan Barang Jasa, Buku Pengadaan, Buku Tender,Pengadaan barang, Perpres 54 tahun dan revisi/perubahan perpres 54, Pengguna Anggaran (PA), Para Pihak dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pokja ULP, PPHP, Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan, Pengadaan Pelaksana Konstruksi, Pengadaan Konsultansi, Pengadaan Jasa Lainnya, Swakelola, Kebijakan Umum Pengadaan, Pengadaan Langsung, Pelelangan atau Seleksi Umum, Pengadaan atau Penunjukan Langsung, Pengadaan Kredibel, Pengadaan Konstruksi, Pengadaan Konsultan, Pengadaan Barang, Pengadaan Jasa Lainnya, Jaminan Penawaran, Jaminan Pelaksanaan, SKT Migas, Tenaga Ahli, HPS, Kontrak, Evaluasi, Satu/Dua Sampul dan Dua Tahap, TKDN, Sisa Kemampuan Paket, Kemampuan Dasar, Dukungan Bank, afiliasi, Konsolidasi Perpres 54 tahun 2010, e-katalog, Penipuan Bimtek e-Procurement Kasus Pengadaan Construction, Consultation, Goods, Services, Green Procurement, Sustainable Procurement, Best Practice Procurement, Supply Chain Management http://pengadaan-barang-jasa.blogspot.co.id/search/label/kasus%20pengadaan

Saturday, April 15, 2017

PENGADAAN ALKES di Kemenkes: Kejagung Periksa Vendor

Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa vendor pengadaan barang dan jasa terkait penyidikan dugaan korupsi pengadaan alat dan bahan HIV dan IMS Tahun Anggaran 2015 di Kementerian Kesehatan.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung M. Rum mengatakan, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mendalami dugaan korupsi yang diduga merugikan negara miliaran rupiah.

"Tim Penyidik telah melakukan pemanggilan secara patut terhadap Saksi Desman pekerjaan vendor pengadaan barang dan jasa. Saksi memenuhi panggilan Penyidik dan dilakukan pemeriksaan," kata Rum dalam keterangannya, Sabtu (15/4/2017).
Menurutnya, saksi yang dipanggil pada pokoknya menerangkan terkait dengan bukti-bukti pembelian alat dan bahan HIV dan IMS dari Singapura.
Adapun perhitungan sementara kerugian negara diperkirakan mencapai kurang lebih senilai Rp12 miliar.
Untuk mengungkap perkara tersebut penyidik gedung bundar telah memeriksa sebanyak 48 (empat puluh delapan) orang saksi.
Sumber: http://m.bisnis.com/kabar24/read/20170415/16/645315/korupsi-pengadaan-alkes-kejagung-periksa-vendor-