RADAR BOGOR-Sengkarut surat disposisi proyek lelang ULP Kota Bogor berbuntut panjang. Kemarin, ruang tunggu Balaikota Bogor menjadi sasaran pelemparan tomat busuk massa Forum Ormas Bersatu. Aksi itu sebagai ungkapan kekecewaan, sekaligus menuntut Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman mundur dari jabatan.
Massa menilai Usmar telah mengintervensi proses pengadaan barang dan jasa. Penyalahgunaan wewenang itu dianggap massa sudah keterlaluan.
“Kami akan lapor ke Kejari, Kejati dan Kejagung. Ada disposisi kepada bawahannya, Usmar ini ini pamer kekuasaan. Ada diposisi yang menunjuk proses lelang harus ditunda, itu salah,” tegas Kordinator Forum Ormas Bersatu, Beninnue Argoebi seperti yang dilansir Radar Bogor, Kamis (11/6/2015).
Menurutnya, proses lelang berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 70 tahun 2013 dan peraturan LKPP, menyatakan bahwa pemerintah tidak boleh melakukan intervensi. Dalam proses ini sudah jelas ada pantia yang melakukannya.