Pengadaan Barang Jasa, Uang Muka, Jaminan dalam Pengadaan Barang Jasa, Buku Pengadaan, Buku Tender,Pengadaan barang, Perpres 54 tahun dan revisi/perubahan perpres 54, Pengguna Anggaran (PA), Para Pihak dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pokja ULP, PPHP, Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan, Pengadaan Pelaksana Konstruksi, Pengadaan Konsultansi, Pengadaan Jasa Lainnya, Swakelola, Kebijakan Umum Pengadaan, Pengadaan Langsung, Pelelangan atau Seleksi Umum, Pengadaan atau Penunjukan Langsung, Pengadaan Kredibel, Pengadaan Konstruksi, Pengadaan Konsultan, Pengadaan Barang, Pengadaan Jasa Lainnya, Jaminan Penawaran, Jaminan Pelaksanaan, SKT Migas, Tenaga Ahli, HPS, Kontrak, Evaluasi, Satu/Dua Sampul dan Dua Tahap, TKDN, Sisa Kemampuan Paket, Kemampuan Dasar, Dukungan Bank, afiliasi, Konsolidasi Perpres 54 tahun 2010, e-katalog, Penipuan Bimtek e-Procurement Kasus Pengadaan Construction, Consultation, Goods, Services, Green Procurement, Sustainable Procurement, Best Practice Procurement, Supply Chain Management http://pengadaan-barang-jasa.blogspot.co.id/search/label/kasus%20pengadaan

Tuesday, July 7, 2015

Di Minahasa, Pengadaan Mobil Damkar Diusulkan Tiap Dapil

Sering terjadinya kebakaran di Minahasa, membuat masyarakat meminta kepada Pemerintah Kabupaten untuk menambah lagi armada pemadam kebakaran.

Namun yang diusulkan, agar minimal satu mobil pemadam kebakaran ditempatkan di satu daerah pemilihan.

Usulan tersebut sangat beralasan, pasalnya pada beberapa kejadian kebakaran belum lama ini, mobil pemadam kebakaran baru sampai satu hingga dua jam kemudian, sehingga api sudah meluluh lantakkan bangunan sampai rata tanah terlebih dahulu.

Pasalnya, jarak lokasi kebakaran dengan Tondano sangat jauh, semisal di Langowan dan Kawangkoan, sehingga waktu habis dalam perjalanan saja, belum lagi jika terjadi kerusakan kendaraan, ataupun harus mengisi air.

"Makanya kami usulkan kepada Pemkab. Minahasa untuk memasukkan anggaran pengadaan mobil pemadam kebakaran, minimal satu dapil satu, supaya nantinya mereka bisa bekerja cepat saat kebakaran terjadi, jangan rumah sudah rata tanah dulu baru mereka datang, lantaran jarak yang jauh," ujar Fentje Sambow anggota DPRD Minahasa, Selasa (7/7).

Sebab menurutnya, belakangan ini sangat sering terjadi kebakaran, sehingga sangat perlu dilakukan tindakan antisipasi dengan pengadaan mobil pemadam kebakaran.

"Ini merupakan kebutuhan yang sangat penting, dan untuk kebutuhan rakyat," kata dia.