Pengadaan Barang Jasa, Uang Muka, Jaminan dalam Pengadaan Barang Jasa, Buku Pengadaan, Buku Tender,Pengadaan barang, Perpres 54 tahun dan revisi/perubahan perpres 54, Pengguna Anggaran (PA), Para Pihak dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pokja ULP, PPHP, Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan, Pengadaan Pelaksana Konstruksi, Pengadaan Konsultansi, Pengadaan Jasa Lainnya, Swakelola, Kebijakan Umum Pengadaan, Pengadaan Langsung, Pelelangan atau Seleksi Umum, Pengadaan atau Penunjukan Langsung, Pengadaan Kredibel, Pengadaan Konstruksi, Pengadaan Konsultan, Pengadaan Barang, Pengadaan Jasa Lainnya, Jaminan Penawaran, Jaminan Pelaksanaan, SKT Migas, Tenaga Ahli, HPS, Kontrak, Evaluasi, Satu/Dua Sampul dan Dua Tahap, TKDN, Sisa Kemampuan Paket, Kemampuan Dasar, Dukungan Bank, afiliasi, Konsolidasi Perpres 54 tahun 2010, e-katalog, Penipuan Bimtek e-Procurement Kasus Pengadaan Construction, Consultation, Goods, Services, Green Procurement, Sustainable Procurement, Best Practice Procurement, Supply Chain Management http://pengadaan-barang-jasa.blogspot.co.id/search/label/kasus%20pengadaan

Tuesday, September 15, 2015

Pengadaan Palapa Ring II

Ini adalah pengadaan kerjasama pemerintah dengan badan usaha, merupakan pekerjaan infrastruktur telekomunikasi. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemeninfo) menargetkan proses tender proyek Palapa Ring II yang diikuti sejumlah perusahaan akan kelar akhir tahun 2015. Palapa Ring II bakalan menghubungkan jalur telekomunikasi kabupaten-kotamadya seluruh Indonesia yang akan terbagi dalam tiga fase, yakni barat, tengah dan timur.


Fase barat meliputi Pulau Sumatera, Jawa, dan Kalimantan. Kemudian, fase tengah mencakup sebagian Kalimantan, Sulawesi dan Nusa Tenggara. Serta fase timur akan mencakup Maluku dan Papua. "Kami harapkan akan mulai pembangunan Palapa Ring II awal tahun 2016 setelah tender selesai," kata Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika, Senin (14/9).

Rudi bilang, proyek Palapa Ring II ini memiliki nilai investasi sebesar US$ 300-US$ 400 juta dengan jangka waktu pembangunan selama dua tahun, sehingga Palapa Ring II akan operasional pada tahun 2018. Nantinya, perusahaan yang menang tender akan membangun proyek tersebut dan mendapat sedikit subsidi dari pemerintah.

Sampai saat ini, besaran subsidi dari pemerintah sedang digodok. Adapun perusahaan yang mengikuti proses tender adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk dan PT Indosat Tbk.  "Sejauh ini, pemerintah belum menentukan siapa yang akan garap proyek ini berdasarkan fase. Nanti tunggu saja," tambahnya.